Posts

Showing posts from 2017

Being Aware to Self Enslavement

Image
And they caused their sons and their daughters to pass through the fire, and used divination and enchantments, and sold themselves to do evil in the sight of the LORD, to provoke him to anger. (2 Kings 17:17 KJV) Jesus replied, “I tell you the truth, everyone who sins is a slave of sin. (John 8:34 NLT) When a human decided to do evil, he actually surrendered himself into slavery. While as a Christian, we usually not being aware of this simple truth. That's why most of the times, we Christians ended up in a vicious circle, going around and around in the same hole. So how do we break this chain of slavery?
If we confess our sins, he is faithful and just to forgive us our sins, and to cleanse us from all unrighteousness. (1 John 1:9) So basically, we need to make a confession before God. Ask for God's forgiveness, and also strength of the Holy Spirit so that we may be delivered from the bond to the sin.
Confession and repentance is what Jesus taught at Mark 1:15, also mentioned …

Money Management: Core Values

Image
Di masa sekarang ini, banyak orang Kristen masih memiliki pemahaman yang tidak tepat mengenai keuangan. Banyak dari mereka berpendapat bahwa uang tidak berhubungan dengan kekristenan.
"Jangan mencampur adukkan uang dengan kerohanian."
"Prinsip-prinsip gereja ya hanya berlaku di gereja saja, tidak berlaku di tempat kerja"
Jadi apakah benar demikian? Jika tidak, bagaimanakah seorang Kristen mengelola keuangannya seperti yang Tuhan Yesus ajarkan di Alkitab?

1.God is the boss (owner), we are the manager
Mat 25:14-30 (Perumpamaan tentang talenta).
Dari perumpamaan yang diajarkan Yesus tersebut, kita belajar bahwa: Tuhanlah pemilik segala sesuatunya, kita hanya dititipi (dipercayakan).
Tentu saja seorang manajer keuangan punya kemampuan (ability) dan legalitas untuk melakukan berbagai transaksi dengan harta/uang yang dipercayakan kepadanya. Tetapi pada dasarnya, ia bertindak sebagai wakil (representative) dari pemilik harta/aset tersebut yang sebenarnya.
1. Dan Yesus ber…

Bekerja Bagi Allah

Image
1 Raj 19:13-14
"Apakah kerjamu disini"
Saat Tuhan menanyakan hal itu, Elia sedang bersembunyi di gunung.
Dalam bekerja, kita harus memastikan bahwa kita bekerja di tempat yang benar. Pertimbangkan bukan hanya besaran gaji, tetapi juga lingkungan kerja, rekan-rekan kerja dan pimpinan yang takut akan Tuhan.
Tidak perlu mencari yang seiman, tetapi punya integritas dan karakter yang baik. Pada intinya, jangan sampai pekerjaan membuat kita makin jauh dari Tuhan.
Banyak kesaksian bagaimana orang Kristen kehilangan kasih mula-mulanya kepada Tuhan dan berakhir tidak baik.. Misalnya saja berawal dari hubungan suami-istri yang mulai retak, kemudian anak-anak terlibat dalam pergaulan yang salah, dsb. Sukses di karir/bisnis tetapi malah kehilangan keluarga dan bahkan kehilangan Tuhan dalam hidup kita.

"Aku bekerja segiat-giatnya"
Kemalasan bukan hanya menjadi batu sandungan bagi perjalanan karir dan bisnis kita, tetapi juga menjadi kesaksian yang buruk bagi rekan-rekan di sek…

A Teachable Heart

Image
Why teachable heart? Well, why not?
1 Samuel 15:23a
"For rebellion is as the sin of divination, and presumption is as iniquity and idolatry.""Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim."The verse showed us that stubborness and presumption equals to idolatry, so we can conclude that God hates stubborness! And we shouldn't keep being stubborn against God..

Teachable heart means how our heart response to the Word of God, and The Parable of The Sower is a good practice of it. From the story, we can evaluate our heart into four levels of quality. So let's start, shall we?
1.Seed on the side way (Luke 8:12)
"then the devil comes and takes away the word from their hearts, so that they may not believe and be saved.""kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan."The verse tells us that unbelieveness may…